Pengalaman Liburan Semester Ganjil
Sebenarnya tidak ada sesuatu yang special di liburan
kemarin. Liburan kemarin sebenarnya sudah direncanakan untuk pergi liburan ke
Wonogiri. Sudah bikin rencana bersama teman-temanku di Wonogiri,dari jauh-jauh
hari sebelum liburan Semester Ganjil dimulai. Banyak janji yang sudah aku buat
bersama sahabat dan teman disana. Tapi, malangnya liburan di Wonogiri gagal,apa
yang telah aku bayangkan hilang, karena saat liburan itu aku harus merawat
adikku yang bernama sandra yang sakit amandel. Awalnya aku kecewa dan marah
karena liburanku yang sangat aku inginkan sejak sebelum UAS gagal.
Hari pertama liburan, aku hanya pergi ke Kimia Farma untuk menemani sandra ke
dokter. Aku ke Kimia Farma ditemani oleh Nenek dan Pakde, pertama aku ke Kimia
farma hanya untuk periksa ke dokter,apakah amandel sandra memang harus
dioperasi atau tidak. Awalnya aku dan keluarga sudah antre di dokter bedah
selama 2 jam, tapi ternyata bukan di dokter bedah melainlan ke THT. Di THT kita
dapat nomer antrean 26,lama sekali aku menunggu.
Sampai akhirnya
dokter meminta agar dilakukan operasi, tapi sebelum itu sandra harus cek darah
ke laboratorium untuk memastikan kesehatannya. Ternyata laboratorium di Kimia
Farma sudah tutup,dan kamipun ke Prodia. Ketika di prodia sandra diambil
darahnya,cukup banyak dan akupun tidak tega melihatnya. Saat sandra di suruh ke
kamar mandi untuk tes urine, dia pucat pasi karena belum makan tapi darahnya
diambil banyak dan hasil laboratorium diambil tanggal 26 Desember karena tanggal
25 Desember tanggal merah.
Tanggal 26 kami mengambil hasil cek kesehatan di
Laboratorium lalu kami bawa ke Kimia Farma.
Dokter berkata bahwa sandra dioperasi di Kimia Farma yang terletak di
Juanda, tepatnya oleh dokter THT (telinga,hidung,tenggorokan) pada Minggu,30
Desember 2012 pukul 05.00 WIB dan sandra harus puasa dari pukul 21.00 WIB hari
sabtu sampai selesai operasi. Aku berangkat ke kimia farma saat sandra operasi
bersama dengan Papa,Nenek,Pakde dan tentu bersama Sandra.
Saat Sandra dioperasi di kimia farma, dia
tidak dibius total,melainkan hanya dibius lokal. Artinya sandra merasakan dan
mengetahui apa yang sedang dilakukan oleh dokter,tangisan serta rintihan
terdengar dari ruangan dokter THT. Aku dan keluarga tidak tahan mendengar
rintihan dan tangisannya. Setelah lebih dari 1 jam,operasinya oun selesai. Jadi, setelah dioperasi Sandra dirawat di
rumah, dan akulah yang merawat dia. Sejak itu aku akan hal itu. Papa tidak dapat merawat sandra
karena berangkat kerja pukul 09.00 WIB
dan pulang pukul 21.00 WIB, sehingga kalau bukan aku,siapa lagi yang merawat
Sandra. Kalau aja Mama masih ada,pasti beliau yang merawat Sandra dengan penuh
kasih sayang. Tapi yang namanya kehendak ALLAH kan tidak ada satupun makhluk
yang tau.
Saat merawat Sandra aku hanya dikamar menemani dia,
kalaupun aku keluar rumah itu hanya untuk membeli bubur ayam dan makanan lain
yang lembut karena sandra belum boleh memakan makanan yang kasar. Sandra hanya
boleh makan bubur,juice,agar-agar,ice cream dan makanan lain yang lembut dan
semuanya dalam keadaan dingin. Hal yang menguntungkan adalah saat itu sandra
dianjurkan makan ice cream karena dapat mempercepat penyembuhan,tapi sandra
berkata bahwa saat dipake makan ice cream tenggorokannya terasa perih, jadi
akulah yang memakan ice cream dia. Sandra selama 3 hari setelah operasi,dia
tidak dapat berbicara karena mulutnya tidak bisa dibuka terlalu lebar. Jadi dengan tulisan dii kertas dan
smslah yang menjadi media komunikasi sandra selama 3 hari itu.
Sebenarnya ingin sekali aku pergi main,tapi Sandra tidak
mau ditinggal dan aku pasti kena marah papa jika aku pergi main. Jujur saja
sebenarnya aku menjalani awal-awal liburan dirumah dengan berat hati, karena
sangat menjenuhkan. Tapi akhirnya aku sadar,bahwa pilihanku untuk tetap di
Bogor itu merupakan pilihan yang tepat. Melihat Sandra setiap hari nangis
kesakitan apalagi jika tengah malam, dia pasti bangun karena kesakitan.
Sehingga aku dan Papa kalau malam jarang tidur.
Setelah seminggu melewati hari-hari yang menyebalkan,
ternyata seminggu selanjutnya juga menjenuhkan, pagi hari setelah bangun
tidur,sholat subuh dan mandi,aku disuruh papa beli bubur buat sandra,setiap
pagi itulah kegiatanku. Seusai beli bubur,barulah aku makan dan bersih-bersih
rumah dan kamar. Jadi sebelum jam 09.00 WIB semua tugasku membersihkan rumah
sudah beres, dan aku hanya duduk liat tv di kamar sambil menunggu sandra. Makan
siang pun aku harus bergantian dengan nenek untuk menjaga sandra. Saat aku
sedang makan beliau yang menemani sandra di kamar.
Sampai akhirnya pada hari terakhir liburan
semester ganjil yaitu hari Minggu, aku dan Sandra bisa main ke BTM (Bogor Trade
Mall) karena Nenek punya FoodCourt di sana yaitu Gudeg Solo,sehingga aku bisa
dan boleh main kesana, dan Papa yang bertanggung jawab di Gudeg Solo cabang
BTM, sehingga aku dan Sandra pasti diizinin ke BTM.
Aku berangkat ke BTM pukul 08.30 WIB, dan
sampai di BTM sekitar pukul 09.00 WIB dan saat itu pintu di BTM belum dibuka,
sehingga aku,Papa dan Sandra lewat lift barang. Dan hal yang menyebalkan,yaitu
saat di lift barang sempat mati lampu, tapi untunglah hanya sebentar tidak
sampai 5 menit. Setelah sampai di lantai 3 BTM, lalu aku ikut bantuin nyapu dan
ngepel di dapur foodcourt Gudeg Solo dan setelah selesai bersih-bersih aku
makan. Tidak lupa aku beli ice crem di Mc’Donals karena ice cream disitu adalah
favoriteku.
Sambil nunggu
jam 11 akupun mainan laptop, buat edit foto menggunakan aplikasi Meitu Xiu-Xiu.
Karena pukul 11.00 WIB My Salon baru buka. Aku ke My Salon untuk merapikan
rambut,karena hari Senin sudah masuk sekolah seperti biasa dan sebagai anak
sekolah, aku harus rapi.
Sejujurnya aku
malas ke My Salon,tapi karena Papa yang minta,jadi aku patuh aja. Pukul 11.00
pun tiba, aku dan Sandra ke My Salon. Di My Salon ternyata Papa meminta
Stylishnya untuk mensmoothing rambutku. Dan sandra meminta pendapatku,untuk
model rambut barunya,dan aku mengusulkan untuk di bentuk SegiLawyer. Saat
sedang di Salon, temanku dari kelas 10 ak 7 dan 10 ak 6 yaitu Diah Ayu dan Neng
Yuli sms, untuk ngajakin nonton di 21. Diah Ayu Saputri itu juga berasal dari
Wonogiri,walaupun rumahnya cukup jauh dari Wonogiri Kota. Aku selasai merapikan
rambut pukul 14.00 WIB, karena antreannya banyak banget,jadi lama.
Setelah bertemu
dengan Ayu dan Eneng, kita berangkat ke bioskop. Sebelum ke bioskop,kita makan
dulu ke Steak Moen-Moen yang harganya terjangkau. Saat nyampe di tempat antrean
tiket aku sedikit kecewa karena yang tayang mendekati waktu itu hanya Potong
bebek Angsa dan Cinta tapi Beda. Sebenarnya
kita ingin nonton Habibie dan Ainun / 5 cm, tapi karena Habibie dan Ainun / 5cm
tayang pukul 17.00, dan sudah pasti kita tidak mau pulang malem karena takut
dimarahin orangtua. Jadilahh kita nonton Potong Bebek Angsa,dan ternyata
filmnya lucu dan kocak. Pemain di film itu ada Ricky Harun,Super Senior dll. Di
film itu dikisahkan 2 orang sahabat dan adiknya yang salah datang ke pesta,
tujuannya datang ke Pesta Ulang Tahun,tapi nyasar ke pesta sekelompok Mafia
Kejahatan. Walaupun awalnya kecewa karena
tidak bisa menonton 5 cm,tapi setelah menonton perasaanku jadi tidak sekecewa
tadi.
Filmnya pun
selesai,Ayu dan Eneng pulang duluan karena sudah ditelfon orangtuanya. Aku dan
Sandra memutuskan untuk jalan-jalan sebentar, sampai di lantai bawah aku melihat
poster uji nyali/rumah hantu. Sebenarnya aku mau melihatnnya tapi ketika nyampe
di depan rumah hantu itu dan sebelum membeli tiket, aku mendengar orang yang
melihat rumah itu teriak-teriak histeris bahkan kata orang-oriang ada juga yang
pingsan. Jadi aku membatalkan niatku untuk melihat rumah hantu itu.
Kitapun kembali ke
lantai 3 dan meminta izin papa untuk pulang. Pukul 18.30 aku dan Sandra sampai
dirumah, lalu mandi dan mempersiapkan perlengkapan sekolah buat besok. Tanggal
7 Desember pukul 06.00 WIB aku berangkat sekolah, mengingat jarak rumahku dan
sekolah cukup jauh yaiotu dari Kebon Pedes ke Salabenda,apalagi jalannya rawan
sekali macet.
Aku fikir awal pertama
masuk tidak KBM tapi ternyata KBM seperti biasa dan saat istirahat aku dan
kelompok bazarku menghitung penghasilan bazar yang sejumlah Rp 368.000,00 dan
masing masing orang ,mendapatkan 46,000 karena terdapat 8 orang. Kita
memutuskan menggunakan uang itu untuk nonton 5 cm sepulang sekolah. Tetapi
Camelia,Nia Nurniati dan Risky amel tidak dapat ikut. Jadi hanya berlima,
Aku,Dewi Shinta,Vina,Nuraini dan Syawalia. Setibanya di BTM kami beli tiket dan
10 menit kemudian kami masuk ke dalam studio 2. Dan ternyata filmnya memang
benar-benar seru sekali.
Banyak motivasi dan
kata-kata yang aku ambil sebagai hikmah di film itu yaitu “Biarkan keyakinan kamu, 5 centimeter
menggantung mengambang di depan kening kamu. Dan… sehabis itu yang kamu
perlu…cuma…Cuma kaki yang akan berjalan lebih jauh dari biasanya, tangan yang
akan berbuat lebih banyak berbuat dari biasanya, mata yang akan menatap lebih
banyak dari biasanya, leher yang akan lebih sering melihat ke atas. Lapisan
tekad yang seribu kali lebih keras dari baja. Dan hati yang akan bekerja lebih
keras dari biasanya Serta mulut yang akan selalu berdoa. Taruh mimpi-mimpi
kamu, cita-cita kamu, keyakinan kamu, apa yg kamu mau kejar. Kamu taruh di sini
jangan menempel di kening. Biarkan dia menggantung mengambang 5 centimeter di
depan kening kamu Jadi dia nggak akan pernah lepas dari mata kamu. Dan kamu
bawa mimpi dan keyakinan kamu itu setiap hari, kamu lihat setiap hari, dan
percaya bahwa kamu bisa.”
Entah
mengapa setelah melihat film 5 cm seperti ada sesuatu yang memberiku semangat
akan kepercayaan kepada mimpi-mimpiku
yang mulai padam. Tidak menyesal kalau
nonton 5 cm,karena memang ceritanya mendidik sekali. Banyak pesan moral yang
kita dapat dari film itu. Setelah selesai nonton aku dan teman-temanku pulang,
tapi kita pulang sendiri-sendiri karena arah rumahnya beda-beda. Aku pulang
naik angkot 10 turun di Mawar. Lalu naik 07 yang jurusan jambu dua dan turun di
Polsek Bogor. Saat menunggu angkot 07a itu lama sekali,karena penuh-penuh
terus. Lebih dari 30 menit aku menunggu dan akhirnya da juga yang tidak penuh.
Aku sampai rumah kurang lebih setengah 6.
Itulah pengalamanku di
Liburan Semester Ganjil, tidak menyenangkan bukan? Tapi aku cukup menikmatinya,
liburan kenaikan kelas nanti aku harus bisa Liburan di Wonogiri karena aku
ingin sekali bertemu Nenek,Adik aku yang ke 2,seseorang yang special,sahabat-sahabatku
dan juga teman-temanku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar