KARYA TULIS PENELITIAN PERBEDAAN TEKANAN UDARA DAN TERJADINYA HUJAN
“KATA PENGANTAR”
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah
memberikan taufik,rahmat serta
karunia-Nya kepada kami sehingga kami dapat
menyelesaikan Makalah hasil praktikum IPA ini yang alhamdulillah tepat pada
waktunya.
Makalah ini berisikan praktikum IPA tentang pembuktian
Tekanan Udara di dua tempat yang berbeda dan Siklus Air yang mengakibatkan
Hujan.
Kami mengakui
bahwa kami adalah manusia biasa yang mempunyai keterbatasan dalam berbagai
hal,sehingga tidak ada hal yang dapat kami selesaikan dengan sempurna. Oleh
karena itu,kami menerima kritikan dan saran dari pembaca.
Akhir kata, kami
mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam penyusunan artikel ini dari awal sampai akhir. Semoga
Allah SWT senantiasa meridhai segala usaha kita. Amin.
Bogor,31 Maret
2013
Penyusun
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Oksigen sangat berpengaruh dalam proses kelangsungan hidup
manusia,hewan dan tumbuhan. Semua mahluk hidup membutuhkan oksigen untuk
kelangsungan hidupnya. Manusia dan hewan membutuhkan oksigen untuk bernafas dan
tumbuhan membutuhkan oksigen untuk proses pembuatan makanan yaitu fotosintesis.
Mahluk hidup bisa mati tanpa oksigen karena sumber utama mahluk hidup untuk
bertahan hidup adalah oksigen. Pembakaran adalah proses kimia dimana saat
terjadi pembakaran akan terjadi reaksi kimia dari elemen-elemen,unsur-unsur
atau senyawa-senyawa tertentu. Dan apakah oksigen mempengaruhi proses
pembakaran yang terjadi pada lilin,sehingga lilin padam? Untuk mengetahuinya
kita akan melakukan praktikum kegiatan 1.
Air adalah senyawa penting bagi semua bentuk kehidupan yang
diketahui sampai saat ini di bumi, tetapi tidak di planet lain. Siklus air
adalah sirkulasi air yang tidak pernah berhenti dari atmosfer ke bumi dan
kembali ke atmosfer melalui kondensasi,presipitasi,evaporasi dan transpirasi.
Untuk menyelidiki tentang lebih detail mengenai siklus air yang mengakibatkan
hujan,kita akan melakukan praktikum
kegiatan 2.
1.2 Rumusan Masalah
Kegiatan I :
1.
Mengapa lilin padam?
2.
Bagaimana tekanan
udara di dalam gelas dibandingkan dengan tekanan udara di luar gelas?
3.
Apa yang akan
terjadi apabila tekanan udara di dua tempat berbeda?
Kegiatan II :
1.
Apa yang terjadi
pada plastik bening?
2.
Apakah terdapat air
di dalam gelas kecil?
1.3 Tujuan Praktikum
Kegitan I :
a) Untuk mengetahui perbedaan tekanan udara.
b) Untuk mengetahui pengaruh oksigen/udara dalam pembakaran
lilin.
Kegiatan II :
a) Untuk menyelidiki terjadinya hujan.
BAB
II
METODE
PENELITIAN
2.1 Tempat Penelitian
Ø Jalan Manunggal Bhakti Nomer 23 Kebon Pedes,Tanah
Sareal,Bogor
2.2 Waktu Penelitian
Ø Rabu,27 Maret 2013 – Minggu,31 Maret 2013
2.3 Prosedur Kerja
Kegiatan I :
·
Alat dan Bahan
1) Lilin
2) Gelas kaca transparan
3) Piring
4) Air
5) Pewarna makanan
6) Korek api
·
Langkah
Kerja
1) Tuangkan air ke dalam piring,
kemudian teteskan pewarna makanan ke dalam air tersebut sambil diaduk.
2) Nyalakan lilin dan letakan di atas
piring
3) Ambil gelas dan tutup lilin
tersebut.
4) Amati apa yang akan terjadi.
Kegiatan
II :
·
Alat dan Bahan
1) Uang Logam
2) Gelas Kaca
3) Air
4) Mangkuk kaca besar
5) Plastik
·
Langkah Kerja
1) Tuangkan air ke dalam mangkuk kaca besar.
2) Letakkan gelas kaca ke dalam mangkuk besar yang berisi
air.
3) Tutup mangkuk besar dengan plastik bening dan letakkan
uang logam di tengah penutup,tepat diatas pusat mangkuk.
4) Letakkan mangkuk di tempat yang terkena langsung oleh
sinar matahari dan biarkan selama beberapa jam.
2.4
Teknik Pengolahan Data
·
Teknik Observasi
yaitu melakukan percobaan langsung.
2.5
Hasil Percobaan
Kegiatan
I :
Kegiatan II :
BAB III
PENUTUP
3.1 KESIMPULAN
·
Kegiatan I
Proses pembakaran membutuhkan oksigen ,dalam reaksi kimia
pembakaran oksigen merupakan salah satu unsur yang sangat diperlukan karena
tanpa oksigen,pembakaran tidak dapat terjadi. Lilin yang telah dibakar tersebut ditutup
dengan gelas maka lilin tersebut akan padam, karena tidak ada oksigen di dalam
gelas yang dapat membantu proses pembakaran lilin . Hal ini disebabkan karena ketika
terjadi pembakaran dalam gelas,awalnya
terjadi pengembangan udara, pada saat yang sama terjadi peningkatan uap air
dalam udara. Oksigen yang berkurang menyebabkan tekanan yang ada di dalam gelas
juga berkurang, sehingga menyebabkan terjadinya perbedaan tekanan yang terdapat
di dalam dan di luar gelas . Tekanan yang berada di luar gelas lebih besar
dibandingkan tekanan yang berada di dalam gelas . Hal tersebut menyebabkan air
yang berada diluar gelas masuk kedalam gelas karena perbedaan tekanan tersebut
membuat air diluar gelas tersedot ke dalam gelas . Apabila tekanan udara di dua
tempat yang berbeda maka tempat yang tekanannya lebih besar akan
terdorong/tertekan ke arah tekanan yang lebih kecil.
·
Kegiatan II
Saat mangkuk
diletakkan di tempat yang terkena sinar matahari beberapa jam, maka air di
dalam mangkuk mengalami evaporasi/penguapan sehingga muncul uap air, dan uap
air yang terus-menerus akan berubah menjadi butiran air. Di plastik bening akan
banyak butiran-butiran air seperti layaknya embun karena ada perubahan bentuk
dari gas menjadi cair yang disebut kondensasi. Pada daerah plastik yang atasnya
terdapat uang logam,daerah tersebut tidak mengalami kondensasi karena panas
matahari yang berada di daerah logam akan tersedot ke logam, logam memiliki
sifat sebagai kondensator yang dapat menyalurkan panas sedangkan logam tidak
dapat menyalurkan panas kepada plastik bening,karena plastik bening bersifat
isolator. Hal tersebut menyebabkan butiran air lama kelamaan terkumpul dan
menuju ke tempat yang suhunya rendah yaitu logam yang bersifat mendinginkan
jadi air yang terkumpul dibawah plastik bening yang atasnya terdapat logam,
akan jatuh ke dalam gelas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar